Wednesday, June 9, 2010

Penyusup di Kalangan Mahasiswa dan Polisi

Posted by Kiri_Chan at 6:31 AM
“Penyusup di Kalangan Mahasiswa dan Polisi”
Mahasiswa adalah agen perubahan bagi suatu negara. Suara rakyat tidak hanya dapat disampaikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Mahasiswa dapat secara langsung menyuarakan aspirasi rakyat tanpa mengharap imbalan berupa rupiah. Salah satu cara menyuarakan aspirasi rakyat yang dilakukan oleh mahasiswa ialah demonstrasi. Sejauh ini terbentuk opini publik di kalangan masyarakat bahwa demonstrasi akan berujung pada kerusuhan. Kerusuhan yang ditampilkan di media adalah tindak anarkis yang dilakukan oleh mahasiswa. Padahal tindakan seperti itu sering dipicu oleh sikap aparat keamanan yang menganggap mahasiswa sebagai lawan bukan sebagai partnerdan adanya penyusup di kalangan demonstran. Banyak juga penyusup yang disisipkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untk memicu kemarahan mahasiswa.
Kasus pertikaian antara mahasiswa di Makasar dan pihak kepolisian sebenarnya tidak akan terjadi jika tidak ada penyusup yang pemprofokasi mahasiswa. Di dalam gambar yang disiarkan media terlihat jelas bahwa ada beberapa orang yang tidak berpakaian polisi memicu pektikaian. Pemuda-pemuda tersebut berdiri di depan barisan polisi yang sedang berjaga di lapangan. Mereka melempari mahasiswa dengan batu yang kemudian melakukan perlawanan ke arah polisi. Entah siapa pemuda-pemuda yang melempari mahasiswa tersebut. Namun itu jelas bukan dari pihak polisi.
Karakteristik teman-teman mahasiswa di Makasar memang terkenal keras. Mereka sering melakukan tindak kekerassan di setiap aksinya. Namun itu tidak menjadi suatu penilaian umum tergadap aksi mahasiswa di seluruh indonesia. Banyak juga demonstrasi yang damai dan berujung kepada kesepakatan. Mahasiswa menginginkan berubahan positif, dan sering dihadapi dengan sikap negatif dari pemerintah. Sikap yang dimaksud ialah tidak mendengarkan aspirasi yang disuarakan oleh mahasiswa dan menganggap hanya angin lalu.
Aparat kepolisian merupakan agen keamanan masyarakat. Seharusnya ada hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat karena mereka sama-sama melindungi masyarakat. Di dalam pihak polisipun ada penyusup yang menjadi profokator untuk melakukan tindak kekerasan dan perlawanan terhadap mahasiswa. Oleh karena itu kepolisian perlu berhati-hati agar tidak ada penyusup di antara mereka.
Mahasiswa berdemonstrasi bukan untuk bertindak anarkis dan melakukan kerusuhan. Kalaupun terjadi hal tersebut itu hanya dilakukan oleh sebagian orang yang telah terprofokasi. Media massa hendaknya tidak membangun opini publik yang negatif mengenai mahasiswa dan polisi. Berita yang disiarkan tidak hanya mengandung sensasi, melainkan informasi yang sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Jika antara mahasiswa, polisi dan media massa melakukan tugasnya masing-masing dengan baik, maka tidak akan ada tindakan anarkis dari mahasiswa dan masyarakat tidak akan menganggap bahwa demonstrasi sama dengan kerusuhan.

0 comments:

Post a Comment

 

~ Kiri's Life ~ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea